LatestSuhbah

Benamkan Dirimu dalam Alhamdulillah

Benamkan Dirimu dalam Alhamdulillah

Mawlana Syekh Nour Kabbani
Zawiyah Fenton, MI
19 Oktober 2025

Poin-poin dalam kutipan shuhbah ini:
Lisan diciptakan untuk zikir dan doa
Ucapan pertama Nabi Adam (AS) adalah Alḥamdulillāh
Mengapa? Karena Allah menciptakannya, lalu mengajarkannya dan kemudian Adam mencintai-Nya (khalq, makrifat, mahabbah)
Maqam Adam adalah Maqam ilm, kemudian beliau melihat maqam yang lebih tinggi, yakni Maqam al-Habib–maqamnya Rasulullah (SAW), dan beliau ingin mencapainya. Allah mengatakan bahwa maqam itu hanya bisa dicapai dengan menangis. menangis untuk Mahabbatullah, Mahabbatul Habib (SAW).
Surga bukan tempat untuk menangis, dunia adalah tempatnya. Tangisan itu menimbulkan jejak di wajah, jejak tangisan mahabbatullah.
Ucapan terakhir orang-orang yang masuk Surga adalah Alḥamdulillāh.
Jadi awal-akhir Alḥamdulillāh, Kita berada di antara dua Alḥamdulillāh. Kita tenggelam dalam Samudra Kenikmatan Allah (SWT), oleh sebab itu lisan kita harus disibukkan dengan Alḥamdulillāh. Sibukkan diri dengan zikrullah, tinggalkan pembicaraan yang tidak perlu, tinggalkan gosip, ghibah.
orang-orang Arif, yakni orang yang telah mengenal Tuhannya senantiasa mengucapkan Alḥamdulillāh dalam segala situasi baik secara sirr maupun secara terbuka. Jadilah orang yang arif, jangan menjadi orang yang ghafil (lalai).
Doa: Allāhummaj‘alnā minal-ḥāmidīn
Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang memuji (bersyukur kepada-Mu)

Video: