Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
THARIQAH NAQSYBANDI HAQQANI

“Tarekat kita adalah persahabatan (kebersamaan), dan kebaikan berada dalam kebersamaan.” (Syaikh Naqsyaband)

THARIQAH NAQSYBANDI HAQQANI

“Tarekat kita adalah persahabatan (kebersamaan), dan kebaikan berada dalam kebersamaan.” (Syaikh Naqsyaband)

  • Beranda
  • About Us
  • AQIDAH ASWAJA
  • Blog
  • Contact Us
  • NGAJI KITAB
  • Beranda
  • About Us
  • AQIDAH ASWAJA
  • Blog
  • Contact Us
  • NGAJI KITAB
Subscribe
Close

Search

LatestSUHBAH

Keajaiban Bangun di Sepertiga Malam Terakhir

By laskar naqsyabandi
26 November 2025 1 Min Read
0

Keajaiban Bangun di Sepertiga Malam Terakhir

Bismillahir Rahmanir Rahim

Grandshaykh kami, Abdullah Faiz ad-Daghistani—semoga Allah mensucikan rahasianya—pernah menceritakan kepadaku sebuah kisah tentang sebuah bunga di India yang hanya tumbuh di tempat-tempat yang sangat sulit dijangkau, dan selalu dikelilingi oleh ular.
Bunga itu memiliki aroma yang begitu indah dan kuat, sehingga siapa pun yang mengenakannya akan dicintai oleh siapa saja.

Aku berkata kepada Grandshaykh:
“Wahai Guruku, biarkan aku pergi mencari bunga itu.”

Beliau menjawab:

“Wahai Nazim Effendi, engkau tidak perlu pergi ke sana. Selama engkau berjaga di hadapan Tuhanmu setelah tengah malam—meskipun hanya sebentar—Allah Yang Maha Perkasa akan menghiasimu dengan daya tarik yang tujuh puluh kali lebih kuat daripada wangi bunga itu.
Bahkan jika engkau hanya bangun di penghujung malam ketika semua orang sedang tidur, dan meskipun engkau tidak berdoa apa pun, keajaiban itu tetap akan terjadi dan engkau akan menjadi seharum bunga itu.”

Beliau melanjutkan:

“Siapa pun yang bangun pada waktu itu pasti akan mendapatkan kasih sayang Tuhannya, karena itulah saat ketika Allah mencari taubat para hamba-Nya. Karena itu, aku menasihati kalian untuk bangun pada sepertiga malam terakhir—meskipun hanya lima menit.
Pastikan engkau dalam keadaan suci, lalu dengan penuh ketulusan dan kerendahan berkata kepada Tuhanmu:
‘Ya Tuhanku, datanglah kepadaku, karena aku tidak mampu datang kepada-Mu.’
Doa itu sudah cukup untuk melindungimu sepanjang hari dan menjadikanmu sahabat Allah Yang Maha Perkasa.”

— Shaykh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani qs

 

Post Views: 696
Author

laskar naqsyabandi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pelajaran Rendah Hati dari Abu Yazid al-Bistami

Next

Kunci Harta Hakiki Manusia: Jalan Menuju Realitas Diri

Copyright 2026 — THARIQAH NAQSYBANDI HAQQANI. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme