LatestSuhbah

Tatanan Awliya Allah dan Penjagaan Spiritual di Seluruh Dunia

“Tatanan Awliya Allah dan Penjagaan Spiritual di Seluruh Dunia”

Kita harus mengetahui bahwa terdapat 124.000 awliya di seluruh dunia ini, dan setiap wali memiliki seorang yang berada di atasnya, hingga akhirnya sampai kepada Sultan al-Awliya.
Di bawah Sultan terdapat 123.999 wali, dan mereka tersebar di seluruh bumi, masing-masing menjalankan tugas yang telah diperintahkan kepada mereka.

Jangan mencoba menghitungnya dengan logika, misalnya berpikir,
“Jika di sini ada sepuluh wakil, berarti di sana harus ada dua puluh.”
Tidak. Awliyaullah jauh lebih banyak daripada yang dapat kita bayangkan.

Jika kita menghitung berapa banyak wakil yang dimiliki Mawlana Shaykh Nazim ق di seluruh dunia—mungkin 200, 300, 400, bahkan 1.000—itu tetap tidak sebanding dengan jumlah awliya yang mencapai 124.000, dan mereka tersembunyi.

Para awliya ini berada di bawah perintah 313 wali besar, dan di atas 313 itu terdapat empat puluh grand awliya dari Silsilah Emas (Golden Chain).
Pada setiap zaman selalu ada empat puluh wali agung; jika satu meninggalkan dunia, maka yang lain menggantikannya.

Di bawah Sultan ul-Awliya terdapat lima quthub (penopang alam) atau para penolong, dan masing-masing dari mereka dapat menggerakkan alam semesta jika mereka menghendaki. Mereka adalah:

  1. Qutb
  2. Qutb al-Bilaad
  3. Qutb al-Aqtaab
  4. Qutb al-Irshaad
  5. Qutb al-Mutasarrif

Kelima quthub ini menerima perintah langsung dari Sultan ul-Awliya dan segera melaksanakannya.
Struktur hirarki ini telah ada sejak masa Nabi ﷺ, untuk memastikan bahwa pesan Ilahi terus tersampaikan tanpa terputus.

Di setiap negara terdapat wali-wali yang tersembunyi.
Maka di negerimu pun ada para wali; mereka berbeda dari para wakil (representatives).
Sebagaimana terdapat 124.000 nabi, demikian pula terdapat 124.000 wali, dan setiap wali mewarisi dari seorang nabi.

Para wali inilah yang mengatur segala sesuatu yang terjadi di dunia.
Di antara kalian mungkin ada satu dari mereka, mungkin dua, dan mungkin juga tidak ada.
Tetapi tugas kalian adalah selalu membuka mata, karena kalian bisa saja melihat salah satu dari mereka.

Grandshaykh ق selalu berkata bahwa meskipun seseorang hidup di puncak gunung yang terpencil, pasti ada seorang wali yang lewat di tempat itu sekali dalam setiap dua puluh empat jam.
Engkau mungkin melihatnya dalam bentuk seekor burung, atau ia datang secara spiritual; atau engkau merasakan aroma wangi, atau merasakan keberkahan, merinding, atau mendapatkan mimpi yang indah.

~ Mawlana Shaykh Hisham Kabbani قَدَّسَ اللّٰهُ سِرَّهُ
31 Januari 2011 · Buenos Aires, Argentina

Shalawat dan salam bagi Nabi ﷺ, keluarganya, para sahabatnya, para awliya-Nya, dan seluruh umatnya.