ZIARAH WALIYULLAH
QASIDAH ZIARAH WALIYULLAH
قَصِيدَةُ زِيَارَةِ الْوَلِيِّ
سَلَامُ اللهِ وَالرَّحْمَةُ ۞ عَلَيْكُمْ يَا وَلِيَّ اللهِ
أَتَيْنَا كُمْ وَزُرْنَاكُمْ ۞ وَقَفْنَا يَا وَلِيَّ اللهِ
سُعَدَاءَ إِذْ لَقِينَا كُمْ ۞ قَصَدْنَا يَا وَلِيَّ اللهِ
تَوَسَّلْنَا بِكُمْ لِلّٰهِ ۞ أَجِيبُوا يَا وَلِيَّ اللهِ
رَجَوْنَا مِنْ مَزَايَاكُمْ ۞ لِتَدْعُوا يَا وَلِيَّ اللهِ
إِلَى الرَّحْمٰنِ مَا يَرَامُ ۞ دُنْيَا يَا وَلِيَّ اللهِ
طَلَبْنَا وَسْعَةَ الأَرْزَاقِ ۞ حَلَالًا يَا وَلِيَّ اللهِ
وَثَبِّتْ فِي الْمَقَامِ مَرَارًا ۞ يَا وَلِيَّ اللهِ
وَحُسْنًا فِي اخْتِتَامِنَا ۞ كَرَامًا يَا وَلِيَّ اللهِ
عَسَى نَرْضَى عَسَى نَخْفَى ۞ مُقَرَّبْ يَا وَلِيَّ اللهِ
وَصَلَّى سَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ۞ يَا وَلِيَّ اللهِ
وَحَمْدًا دَائِمِينَ ۞ وَشُكْرًا يَا وَلِيَّ اللهِ
QASHIDAH ZIARAH WALI
Salāmullāhi war-raḥmah
‘Alaikum yā Waliyyallāh
Atainākum wa zurnākum
Waqafnā yā Waliyyallāh
Su‘adā’a idz laqīnākum
Qashadnā yā Waliyyallāh
Tawassalnā bikum lillāh
Ajībū yā Waliyyallāh
Rajawnā min mazāyākum
Litad‘ū yā Waliyyallāh
Ilā ar-Raḥmāni mā yurām
Dunyanā yā Waliyyallāh
Ṭalabnā sa‘atal arzāq
Ḥalālan yā Waliyyallāh
Wa thabbit fil maqāmi marāran
Yā Waliyyallāh
Wa ḥusnan fī ikhtitāminā
Karāman yā Waliyyallāh
‘Asā narḍā ‘asā nakhfā
Muqarraban yā Waliyyallāh
Wa ṣallī sallim ‘alā Muḥammad
Yā Waliyyallāh
Wa ḥamdan dā’imīn
Wa syukran yā Waliyyallāh
Terjemah:
Semoga keselamatan Allah dan rahmat-Nya tercurah atas kalian, wahai Wali Allah.
Kami datang kepada kalian dan menziarahi kalian, kami berdiri di hadapanmu, wahai Wali Allah.
Kami berbahagia ketika bertemu dengan kalian, kami datang dengan penuh maksud, wahai Wali Allah.
Kami bertawassul melalui kalian kepada Allah, kabulkanlah doa kami, wahai Wali Allah.
Kami berharap dari kemuliaan kalian, agar kalian mendoakan kami, wahai Wali Allah.
Kepada Allah Yang Maha Pengasih atas segala harapan kami dalam urusan dunia, wahai Wali Allah.
Kami memohon keluasan rezeki yang halal, wahai Wali Allah.
Dan teguhkanlah kami dalam pendirian yang mulia berulang kali, wahai Wali Allah.
Dan anugerahkanlah kepada kami akhir kehidupan yang baik dan mulia, wahai Wali Allah.
Semoga kami diridhai, semoga kami tersembunyi dari keburukan, dan menjadi orang yang didekatkan, wahai Wali Allah.
Dan limpahkanlah shalawat serta salam kepada Nabi Muhammad, wahai Wali Allah.
Dan pujian yang terus-menerus serta rasa syukur, wahai Wali Allah.
ULUK SALAM KEPADA WALIYULLAH
ULUK SALAM KEPADA WALIYULLAH
Setelah membaca Qasidah Ziarah, lalu kemudian membaca salam sebagai berikut :
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِيْنَ وَ اِنَّا اِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لاَحِقُوْنَ . اَللّٰهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُمْ وَ لاَ تَفْتِنًّا بَعْدَهُمْ وَاغْفِرْ لَنَا وَ لَهُمْ . اٰمِيْنْ
Assalaamu’alaikum Daaro Qoumim Mu’miniin, Wa Innaa Insyaa’alloohu Bikum Laahiquun. Alloohumma Laa Tahrimnaa Ajrohum Walaa Taftinnaa Ba’dahum Waghfirlanaa Wa Lahum
“Kesejahteraan atas kalian, penghuni negeri akhirat dari kaum Mukminin dan sesungguhnya kami (jika ALLAH menghendaki) akan mengikuti kalian (ke alam kubur). Ya ALLAH, janganlah Engkau menghalangi kami balasan amal mereka, dan janganlah Engkau mendatangkan fitnah kepada kami sesudah (wafatnya) mereka, dan ampunilah kami dan mereka.”
Terus masuk mendekati makam waliyullah yang kita maksud sambil mengucapkan salam khusus untuknya sebagai berikut :
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ يَا وَلِيَّ اللهِ اَلْعَارِفَ بِاللهِ اَلشَّيْخَ
….. ( sebut nama walinya )
صَاحِبَ هٰذِهِ الْمَقْبَرَةِ ،
جِئْنَاكُمْ زَائِرِيْنَ وَعَلَى مَقَامِكُمْ وَاقِفِيْنَ وَ بِكَرَامَتِكُمْ مُتَوَسِّلِيْنَ ،
لاَ تُرَدَّ عَلَيْنَا خَائِبِيْنَ اِسْتَوْدَعْنَا عِنْدَكُمْ شَهَادَةَ
اَنْ لاَ اِلٰهَ اِلاَّ اللهُ وَ اَنَّ مُحَمَّدًا رَّسُوْلُ اللهِ
لَهُمُ الْفَاتِحَة
Assalaamu‘Alaikum Yaa Waliyyallooh Al-‘Aarif Billaah As-Syaikh…… (Sebutkan Nama Waliyullahnya) Shoohiiba Haadzihil Maqbaroh, Ji’naakum Zaairiin, Wa ‘Ala Maqoomikum Waaqifiin, Wa Bikaroomatikum Mutawassiliin, Laa Turodda ‘Alainaa Khooibiin, Istauda’naa ‘Indakum Syahaadata An Laa Ilaaha Illallooh Wa Anna Muhammadar Rosuulullooh.
Kesejahteraan atasmu, duhai kekasih Allah, yang makrifat kepada Allah, Syekh…. (sebutkan nama waliyullahnya), penghuni pekuburan ini, kami datang kepadamu dengan maksud berziarah, dan berdiri di hadapan maqom (kemuliaan martabat)mu, dan bertawassul melalui karomahmu, janganlah engkau menolak kami dalam keadaan merugi. Kami menitipkan di sisimu kesaksian bahwasanya tiada tuhan yang haq disembah kecuali Allah, dan bahwasanya Nabi Muhammad itu utusan Allah.”
LAHUMUL FATIHAH
TAWASUL THARIQAH NAQSYBANDI & DZIKIR KHATAM KWAJAGAN
DOA TAWASUL PENUTUP ZIARAH
DOA TAWASUL PENUTUP ZIARAH
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
# عِبَادَ اللهِ رِجَالَ اللهِ
# أَغِيْثُوْنَا لِأَجْلِ اللهِ وَ كُوْنُوْا عَوْنَنَا لِلّٰهِ
# عَسَى نَحْظَى بِفَضْلِ اللهِ وَ يَا أَقْطَابْ وَيَا أَنْجَابْ
# وَ يَا سَادَاتْ وَ يَا أَحْبَابْ وَ أَنْتُمْ يَا أُوْلِى الْأَلْبَابِ
# تَعَالَوْا وَانْصُرُوْا لِلّٰهِ سَئَلْنَاكُمْ سَئَلْنَاكُمْ
# وَ لِلزُّلْفَى رَجَوْنَاكُمْ وَ فِيْ أَمْرٍ قَصَدْنَاكُمْ
# فَشُدُّوْا عَزْمَكُمْ لِلّٰهِ فَيَارَبِّيْ بِسَادَاتِيْ
# تَحَقَّقْ لِيْ اِشَارَتِيْ عَسَى تَأْتِيْ بِشَارَتِيْ
# وَ يَصْفُوْ وَقْتُنَا لِلّٰهِ بِكَشْفِ الْحُجْبِ عَنْ عَيْنِيْ
# وَ رَفْعِ الْبَيْنِ مِنْ بَيْنِيْ وَطَمْسِ الْكَيْفِ وَالْأَيْنِ
# بِنُوْرِ الْوَجْهِ يَا اَللهُ صَلاَةُ اللهِ مَوْلاَنَا
# عَلَى مَنْ بِالْهُدَى جَانَا وَمَنْ بِالْحَقِّ اَوْلاَنَا
# شَفِيْعِ الْخَلْقِ عِنْدَ اللهِ لاَ اِلٰهَ اِلاَّ اللهُ لاَ اِلٰهَ اِلاَّ اللهُ
# لاَ اِلٰهَ اِلاَّ اللهُ يُحْيِ الْقَلْبَ ذِكْرً اللهِ لاَ اِلٰهَ اِلاَّ اللهُ لاَ اِلٰهَ اِلاَّ اللهُ
# لاَ اِلٰهَ اِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ
Bismillaahir Rohmaanir Rohiim
#‘Ibaadallooh Rijaalallooh
# Aghiitsuunaa Li Ajlillaah Wakuunuu ‘Aunanaa Lillaah
#‘Asaa Nahzhoo Bifadhlillaah Wa Yaa Aqthoob Wa Yaa Anjaab
# Wa Yaa Saadaat Wa Yaa Ahbaab Wa Antum Yaa Ulil Albaab # Ta’alaw Wanshuruu Lillaah Sa’alnaakum Sa’alnaakum
# Wa Lizzulfaa Rojaunaakum Wa Fii Amrin Qoshodnaakum
# Fasyudduu ‘Azmaakum Lillaah Fa Yaa Robbii Bi Saadaatii
# Tahaqqoq Lii Isyaarootii ‘Asaa Ta’tii Bisyaarootii
# Wayashfu Waqtunaa Lillaah Bikasyfil Hujbi ‘An ‘Ainii
# Wa Rof’il Baini Mim Bainii Wathomsil Kaifi Wal Aini
# Bi Nuuril Wajhi Yaa Allah Sholaatulloohi Maulaanaa
# ‘Alaa Man Bil Hudaa Jaanaa Wa Man Bilhaqqi Aulaanaa
# Syafii’il Kholqi ‘Indallooh Laa Ilaaha Illallooh, Laa Ilaaha Illallooh
# Laa Ilaaha Illallooh, Yuhyil Qolba Dzikrullooh Laa Ilaaha Illallooh, Laa Ilaaha Illallooh
# Laa Ilaaha Illallooh,Muhammadur Rosuulullooh
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”
#“Duhai hamba-hamba Allah, duhai Rijaalullah (kekasih-kekasih Allah/malaikat)
# tolonglah kami karena Allah.” “Dan hendaklah kalian jadi penolong kami karena Allah
# semoga kami memperoleh (keberuntungan) dengan anugerah Allah.” “Duhai para Aqthob (wali qutub) dan duhai para Anjab (orang-orang yang mulia di sisi Allah)
# duhai para junjungan, dan duhai para kekasih (Allah).” “Dan kalian duhai pemilik kecerdikan
# kemarilah dan tolonglah oleh kalian semua karena Allah.” “Kami memohon padamu, kami memohon padamu
# dan untuk kedekatan kami mengharap padamu.” “Dan pada suatu urusan kami bermaksud padamu
# maka kokohkanlah tekadmu karena Allah.” “Duhai Tuhanku dengan (berkah) junjunganku
# nyatakanlah/wujudkanlah isyarat/ petunjuk (yang datang pada)ku.” “Semoga datang kabar gembira (pada)ku
# dan menjernihkan waktu (kesulitan) kami karena AL.” “Dengan menyingkapkan tirai (rahasia takdir) dari mataku
# dan menghilangkan permusuhan di antara kami.” “Dan menghapuskan bagaimana dan di mana # dengan cahaya Dzat-Mu, ya Allah.” “Rahmat Allah, pengurus kita
# atas manusia yang terhadap petunjuk telah memutihkan/meluruskan.” “Dan terhadap manusia yang terhadap kebenaran sangat memperhatikan kami
# yang menjadi penolong bagi semua makhluk di sisi Allah.” “Tiada tuhan selain Allah, Tiada tuhan selain Allah
# Tiada tuhan selain Allah, Mengingat Allah dapat menghidupkan hati.” “Tiada tuhan selain Allah, Tiada tuhan selain Allah # Tiada tuhan selain Allah, Nabi Muhammad utusan ALLAH.”
Lalu keluar dari areal makam waliyullah dengan membaca sholawat sebagai berikut :
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
Allohumma Sholli ‘Ala Muhammad, Allohumma Sholli ‘Alaihu Wasallim
“Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad SAW, Ya Allah limpahkanlah rahmat dan keselamatan kepadanya,”.
Untuk mempercepat terkabulnya do’a, hendaknya kita memberi penajam do’anya berupa sedekah kepada juru kunci atau sedekah dengan mengisi kotak amal yang ada di areal makam waliyullah atau sedekah kepada para peminta-minta sambl diniatkan agar segala maksud dan keinginan kita segera terkabul.
Dianjurkan pula membawa air di botol Aqua untuk dibacakan dzikir, tahlil dan tawassul di makam waliyullah.
Wallohu A’lam bish Showaab

