Hakikat Dzikir: Merasakan Kehadiran Allah di Setiap Saat
Grandshaykh ‘AbdAllah al-Fa’iz ad-Daghestani (q) pernah menjelaskan kepada saya tentang pentingnya dzikrullah, yaitu mengingat Allah ﷻ.
Beliau berkata:
“Wahai Nazim Effendi, seluruh derajat dan maqam yang dapat diraih seseorang di dunia maupun di akhirat dicapai melalui dzikrullah, yaitu senantiasa bersama Allah ‘Azza wa Jalla dalam setiap keadaan.”
Banyak orang berdzikir dengan lisannya, mengucapkan:
“Allah… Allah… Allah…”
Namun dalam perbuatan dan kesadarannya, mereka tidak merasa bersama Tuhan mereka.
Pahamilah, hakikat dzikir bukan sekadar mengucapkan Nama Allah dengan lisan. Yang lebih penting adalah menyadari bahwa Allah ﷻ selalu bersama kalian.
Ketika kalian melihat, Allah ﷻ bersama kalian.
Ketika kalian berjalan, Allah ﷻ bersama kalian.
Ketika kalian duduk, Allah ﷻ bersama kalian.
Ketika kalian berbicara, Allah ﷻ bersama kalian.
Ketika kalian berpikir, makan, beristirahat, dan tidur, Allah ﷻ bersama kalian.
Dia tidak pernah meninggalkan kalian.
Inilah hakikat dzikir: hidup dalam kesadaran yang terus-menerus akan Kehadiran Allah ﷻ, hingga hati senantiasa terhubung kepada-Nya dalam setiap waktu dan keadaan.
— Sulṭānul Awliyā Mawlānā Shaykh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani (q) 💛💐




Views Today : 7
Views Yesterday : 42
Views Last 7 days : 163
Views Last 30 days : 163
Views This Month : 163
Views This Year : 163
Total views : 164