Sufi Tidak Menyumpahi — Jalan Naqsybandi Adalah Rahmah, Bukan Kutukan
🌿 *Sufi Tidak Menyumpahi — Jalan Naqsybandi Adalah Rahmah, Bukan Kutukan*
“Kalau ada seseorang yang mengaku sufi, mengaku pengikut ajaran Thariqah Naqsybandi Haqqani, tetapi masih menyumpahi orang lain untuk datangnya adzab, bala, atau bencana — maka hakikatnya ia telah berbohong dengan pengakuannya. Karena sufi tidak begitu, apalagi ajaran Thariqah Naqsybandi Haqqani. Jalan ini bukan jalan kebencian, tetapi jalan rahmah dan adab.”
*Maulana Syaikh Nazim al-Haqqani selalu menekankan:*
“Be merciful, not wrathful. Show love, not anger. A true believer never curses; he prays for forgiveness.”
(“Jadilah penuh kasih, bukan pemarah. Tunjukkan cinta, bukan kemarahan. Seorang mukmin sejati tidak pernah mengutuk; ia berdoa agar Allah mengampuni.”)
📖 Sumber: sufilive.com – Be Merciful Not Wrathful : https://sufilive.com/Be-Merciful-Not-Wrathful-4610-EN-print.html
*Syaikh Hisyam Kabbani juga berkata dalam suhbahnya A Believer Does Not Lie:*
“Allah does not like anyone who lies because a lie deserves a curse. The sign of faith is truthfulness and mercy.”
(“Allah tidak menyukai siapa pun yang berdusta, karena dusta mendatangkan kutukan. Tanda iman adalah kejujuran dan kasih sayang.”)
📖 Sumber: sufilive.com – A Believer Does Not Lie : https://sufilive.com/A-Believer-Does-Not-Lie-1928-EN-print.html
Maka siapa yang mengaku sebagai sufi, tapi lisannya masih mengucap sumpah dan do’a buruk bagi sesama, berarti lisannya belum dibersihkan oleh dzikir.
Sufi sejati tidak menuding bala pada orang lain; ia memohon keselamatan bagi seluruh makhluk.
*Syaikh Hisyam sering mengingatkan:*
“If you want to be Naqshbandi, hold your tongue from harm, your heart from hate, and your hands from injustice.”
(“Jika engkau ingin menjadi Naqsybandi, tahan lisanmu dari menyakiti, hatimu dari kebencian, dan tanganmu dari kezaliman.”)
📖 Sumber: sufilive.com – The Real Naqshbandi Way : https://sufilive.com/The-Real-Naqshbandi-Way-4084-EN-print.html
________________________________________
🌹 *Hikmah:*
Menjadi pengikut Thariqah Naqsybandi Haqqani berarti meneladani kasih sayang Rasulullah ﷺ, bukan mengklaim hak Allah untuk menghukum.
Sufi sejati tidak menyumpahi; ia berdoa agar setiap bala menjadi sebab turunnya rahmat.
Siapa yang masih memaki atau mengutuk, belum mengenal jalan cinta para awliya.
“Naqshbandi Way is the way of Love, not Judgement.” (“Jalan Naqsybandi adalah jalan Cinta, bukan Jalan Penghakiman.”)— Shaykh Hisyam Kabbani
📖 Sumber: sufilive.com
