Keselamatan dan Perlindungan Melalui Doa Ayatul Kursi
Keselamatan dan Perlindungan Melalui Doa Ayatul Kursi
Mawlana Shaykh Hisham Kabbani
Segala sesuatu memiliki awal dan akhir. Karena itu, jagalah agar akhir perjalanan hidup kita berakhir dengan baik. Dalam kehidupan ini, manusia datang dan pergi, belajar, membaca, dan mencari sesuatu yang dapat membawa kebahagiaan serta ketenangan. Namun yang paling penting adalah menjaga hubungan yang baik dengan Allah SWT dan dengan sesama manusia.
Allah SWT berfirman:
«قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Katakanlah (Wahai Muhammad), jika kamu mencintai Allah maka ikutilah aku, niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Ali Imran: 31)»
Mengikuti Sayyidina Muhammad ﷺ adalah jalan menuju keselamatan dan kebahagiaan. Ketika manusia menjauh dari tuntunan beliau ﷺ, berbagai kesulitan, kegelisahan, dan ujian akan muncul dalam kehidupan.
Mawlana Shaykh Hisham Kabbani menjelaskan bahwa sepanjang sejarah, manusia sering terjebak oleh fitnah kekayaan dan dunia sebagaimana kisah Qarun pada zaman Nabi Musa AS. Qarun begitu kaya hingga menjadi kekaguman banyak orang, namun karena kesombongan dan kelalaiannya terhadap Allah SWT, ia akhirnya binasa.
Pelajaran dari kisah tersebut tetap relevan hingga hari ini. Banyak manusia berlomba mengumpulkan harta tanpa batas. Ketika memperoleh sedikit, mereka menginginkan lebih banyak lagi. Keinginan duniawi yang tidak pernah berakhir itu sering kali menjadi sumber kesulitan batin.
Perlindungan Melalui Doa Ayatul Kursi
Dalam penjelasannya, Mawlana Shaykh Hisham Kabbani menekankan pentingnya membaca Doa Ayatul Kursi yang telah diwariskan oleh para masyayikh sebagai sarana perlindungan spiritual.
Beliau menjelaskan bahwa doa ini bukan sekadar bacaan Ayatul Kursi yang umum dikenal, melainkan sebuah wirid yang diperluas dan mengandung ungkapan-ungkapan khusus yang telah digunakan dalam tradisi spiritual untuk memohon perlindungan Allah SWT.
Menurut beliau, siapa saja yang membaca doa tersebut dengan ikhlas sebanyak tujuh kali setiap hari, insya Allah akan memperoleh perlindungan, ketenangan, dan pertolongan dari berbagai kesulitan yang dihadapi dalam kehidupan.
Beliau berkata:
«”Jangan mengatakan bahwa tidak ada jawaban atau pertolongan. Bacalah dengan ikhlas dan kalian akan melihat perubahan besar dalam kehidupan kalian.”»
Mawlana juga menjelaskan bahwa doa ini dapat dibaca oleh seluruh anggota keluarga, baik pria maupun wanita, orang tua maupun anak-anak.
Penjelasan Tentang Doa Ayatul Kursi yang Diperluas
Mawlana Shaykh Hisham Kabbani menjelaskan bahwa doa ini merupakan Ayatul Kursi yang diperluas bagian demi bagiannya melalui khadam atau pelayan yang ditugaskan Allah SWT pada ayat tersebut.
Beliau menerangkan bahwa dalam doa tersebut terdapat beberapa ungkapan dan kode yang digunakan dalam tradisi spiritual tertentu, di antaranya:
«Yā Allāhu Yā Allāhu Yā Allāh
Yā Raḥmānu Yā Raḥmānu Yā Raḥmān
Yā Raḥīmu Yā Raḥīmu Yā Raḥīm
Yā Hin Yā Hin Yā Hin»
Dan juga:
«Yā Rabbāhu Yā Rabbāhu Yā Rabbāh
Yā Sayyadāhu Yā Sayyadāhu Yā Sayyadāh
Yā Hūwa Yā Hūwa Yā Hūwa»
Beliau menjelaskan bahwa ungkapan-ungkapan tersebut merupakan bagian dari susunan doa yang digunakan untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT.
Dalam doa tersebut terdapat permohonan agar Allah SWT menugaskan para pelayan (khuddām) yang berada di bawah keberkahan ayat tersebut untuk membantu hamba-Nya dalam berbagai kebutuhan yang diridhai Allah SWT.
Di antara isi doanya terdapat permohonan:
«As’aluka an tusakhkhira lī khuddāma hādzihi’l-āyah
“Aku memohon kepada-Mu agar Engkau menugaskan para pelayan dari ayat ini untuk membantuku dalam kebutuhanku.”»
Beliau juga menjelaskan beberapa ungkapan seperti:
«Haylan Haylan
Jawlan Jawlan
Mulkan Mulkan»
yang merupakan bagian dari ekspresi khusus yang terdapat dalam susunan doa tersebut.
Cara Mengamalkan
Mawlana Shaykh Hisham Kabbani memberikan ijazah umum untuk membaca doa ini.
Beliau menganjurkan:
– Dibaca 7 kali setiap hari sebagai perlindungan.
– Dibaca secara rutin dengan penuh keyakinan dan keikhlasan.
– Diamalkan oleh seluruh anggota keluarga.
– Dijadikan wirid harian untuk memohon penjagaan Allah SWT dari berbagai kesulitan lahir maupun batin.
Beliau menegaskan bahwa doa ini merupakan sarana memohon perlindungan kepada Allah SWT dan berharap mendapatkan keberkahan melalui para hamba-Nya yang saleh.
Sebagai penutup beliau berdoa:
«”Semoga Allah SWT mengampuni kita semua dan melindungi kita dari berbagai fitnah dan musibah yang akan datang.”»
Wa min Allahi at-tawfiq bi hurmatil Faatihah.
Download Doa Ayatul Kursi Lengkap
https://s.id/iZqYp
Sumber
– Ceramah Mawlana Shaykh Hisham Kabbani, Fenton Zawiya, Michigan, 15 Agustus 2020.
– Sufilive: Safety and Protection through the Du’a of Ayatu’l Kursiyy.
