LatestSUHBAH

Meneladani Mursyid Thariqah Naqsybandi Haqqani 

Meneladani Mursyid Thariqah Naqsybandi Haqqani

Menelusuri jejak mereka, melanjutkan apa yang mereka praktikkan — jalan cinta dan inklusivitas, jalan toleransi dan kerendahan hati, jalan kebenaran.

Syekh Nour Kabbani

*Wedaran suhbah mawlana Syaikh Nour Muhammad kabbani*

🌹 *Menelusuri jejak mereka*

Artinya kita berusaha mengikuti langkah para guru mursyid, para pewaris Nabi ﷺ. Jejak yang ditinggalkan bukan sekadar amalan lahir, tetapi juga budi pekerti, akhlak, dan cahaya hidayah yang mereka wariskan.

🌹 *Melanjutkan apa yang mereka praktikkan*

Bukan sekadar mengenang atau mengagumi, tapi sungguh-sungguh menghidupkan kembali amalan yang mereka jalani. Yang diwariskan bukanlah teori, melainkan praktik hidup yang nyata: dzikir, doa, ibadah, serta cara berinteraksi dengan sesama.

🌹 *Jalan cinta dan inklusivitas*

Cinta yang dimaksud adalah cinta kepada Allah, Rasulullah ﷺ, mursyid, sesama muslim, bahkan seluruh makhluk. Inklusivitas berarti jalan thariqah ini merangkul semua kalangan, tanpa memandang suku, bangsa, atau latar belakang. Siapa pun boleh datang mengetuk pintu cinta ini.

🌹 *Jalan toleransi dan kerendahan hati*

Mereka yang menelusuri jalan mursyid tidak bersikap keras kepala atau menyombongkan diri. Justru sebaliknya, mereka belajar rendah hati, menerima perbedaan, dan menjaga hubungan baik dengan siapa pun.

🌹 *Jalan kebenaran*

Inilah inti perjalanan: kebenaran yang bersumber dari Allah dan Rasul-Nya ﷺ. Semua yang diwariskan para mursyid adalah bimbingan menuju kebenaran hakiki, agar murid tidak tersesat dalam perjalanan spiritualnya.

✨ Maka, pesan Syekh Nour Kabbani ini adalah ajakan: jangan berhenti di permukaan, tapi ikuti jejak para mursyid dengan penuh cinta, rendah hati, dan konsistensi. Jalan mereka adalah jalan menuju Allah, jalan Nabi ﷺ, jalan kebenaran yang membawa keselamatan dunia dan akhirat.