News

Setiap Kesulitan Mendekatkanmu kepada Allah | Every Hardship Brings You Closer to Allah

Apa pun yang menimpamu akan berlalu. Entah ia yang meninggalkanmu, atau engkau yang meninggalkannya. Dunia ini, sebagaimana dikatakan oleh para Awliyaullah, pada akhirnya akan engkau tinggalkan atau ia yang akan meninggalkanmu. Maka, pada akhirnya, engkau pasti akan berpisah dengan segala sesuatu yang bersifat sementara.

Karena itu, apa pun yang datang kepadamu, ketahuilah bahwa semuanya berasal dari Allah.

Para Awliyaullah berkata bahwa miḥnah (cobaan, ujian, kesulitan) akan berubah menjadi minḥah (karunia, anugerah, pemberian). Apa yang pada awalnya tampak sebagai ujian, kesusahan, dan penderitaan, pada akhirnya dapat berubah menjadi nikmat, berkah, dan karunia dari Allah.

Oleh sebab itu, ketika para Awliyaullah melihat kesulitan atau musibah datang menghampiri mereka, mereka justru bergembira.

Mengapa?

Karena dzikir mereka kepada Allah bertambah. Ingatan mereka kepada Allah semakin kuat. Cinta mereka kepada Allah semakin mendalam. Dan kembalinya mereka kepada Allah pun semakin sempurna.

Semakin besar kesulitan yang engkau hadapi, semakin dekat engkau kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman.

Jika seseorang tidak beriman, tidak mempercayai Allah dan kehidupan akhirat, maka wajar jika ia dipenuhi kepanikan, kegelisahan, dan ketakutan ketika musibah datang menimpanya.

Namun seorang mukmin berbeda. Ketika suatu musibah menimpanya, kedekatannya kepada Allah justru semakin bertambah, dan keakrabannya dengan Allah semakin mendalam.

Jika musibah yang datang tidak menambah kedekatanmu kepada Allah, maka engkau perlu bertanya kepada dirimu sendiri tentang keadaan imanmu.

— Mawlana Shaykh Nour Kabbani

 

Whatever befalls you will eventually pass. Either it will leave you, or you will leave it behind. This world, as the Awliyaullah (Friends of Allah) have said, is such that in the end, either you will leave it or it will leave you. Ultimately, you will part from everything that is temporary.

Therefore, whatever comes to you comes from Allah.

The Awliyaullah say that miḥnah (trial, test, hardship) will be transformed into minḥah (gift, blessing, divine favor). What begins as a trial, difficulty, or affliction will eventually become a blessing, mercy, and gift from Allah. When the Awliyaullah see hardship or difficulty approaching them, they rejoice.

Why?

Because their dhikr increases, their remembrance of Allah increases, their love for Allah increases, and their return to Allah increases. The greater the hardship you face, the closer you become to Allah, O believers.

If you are not a believer, if you have no faith and do not believe in the Hereafter, then naturally you will panic and become anxious. But when a believer is struck by a calamity, his closeness to Allah and his intimacy with Allah only increase. And if that closeness does not increase, then you should question the state of your faith.

Mawlana Shaykh Nour Kabbani