LatestNews

Pelayanan yang Lebih Baik | Better Service

Bismillahirrahmanirrahim

Sultanul Awliya Mawlana Sheikh Nazim al-Haqqani ق

Pelayanan yang Lebih Baik

Yang terpenting adalah penghambaan kepada Allah. Inilah tujuan paling penting dalam kehidupan setiap manusia. Setiap orang hendaknya berusaha menjadi hamba yang baik. Jika ia merasa telah menjadi hamba yang baik, maka ia harus berusaha menjadi hamba yang terbaik, atau setidaknya termasuk di antara hamba-hamba terbaik.

Misi Nabi Muhammad ﷺ dan seluruh nabi adalah mendidik manusia agar menjadi hamba yang baik.

Lalu, bagaimana jalan menuju penghambaan yang baik?

Seseorang tidak akan pernah bisa berkata, “Aku telah mencapai penghambaan yang sempurna.” Ketika engkau mencapai suatu tingkatan dalam penghambaan, janganlah menganggap bahwa itu adalah akhir perjalanan. Pandanglah melampaui tingkatan itu menuju tingkatan berikutnya.

Ini sudah baik, tetapi masih ada yang lebih baik.

Selalu berpikirlah bahwa ada bentuk penghambaan yang lebih baik daripada penghambaanmu saat ini. Atau katakanlah, “Mungkin ada hamba yang jauh lebih baik dariku.” Inilah adab yang penting.

Sebagaimana tidak ada angka terakhir karena kita selalu dapat menambah angka berikutnya, demikian pula tidak ada batas akhir dalam penghambaan. Seseorang tidak dapat berkata, “Ini adalah tingkatan terakhir dari penghambaan.” Masih ada tingkatan yang lebih tinggi.

Karena itu, teruslah berusaha menjadi hamba yang lebih baik dan senantiasa memohon kepada Allah agar dianugerahi penghambaan yang lebih sempurna.

Kemuliaan Allah Yang Maha Perkasa tidaklah terbatas. Makna pengabdian adalah memuliakan Allah. Seberapa pun kita memuliakan-Nya, itu hanyalah setitik kecil dalam samudra kemuliaan-Nya yang tak bertepi.

Galaksi kita yang begitu besar, dengan tata surya di dalamnya, tetaplah tampak kecil dibanding luasnya alam semesta. Bahkan sesuatu yang tampak sangat besar akan terlihat begitu kecil di hadapan keluasan ciptaan Allah.

Demikian pula seluruh ibadah yang kita lakukan. Sebanyak apa pun ibadah kita, semuanya tetap terbatas. Hanya kemuliaan Allah yang tidak terbatas. Segala sesuatu memiliki batas, kecuali samudra kemuliaan Allah سبحانه وتعالى.

Tidak ada kemuliaan dalam berbuat dosa. Sebaliknya, meninggalkan dosa adalah bentuk pemuliaan kepada Allah.

Segala sesuatu yang kita jaga dan amalkan dari syariat serta jalan Nabi Muhammad ﷺ, meskipun tampak sederhana, akan mendekatkan kita kepada Allah. Sebaliknya, setiap dosa akan menjauhkan kita dari-Nya.

Untuk mencapai derajat yang tinggi, seseorang harus meninggalkan segala yang haram. Jika tidak berani berkata, “Tidak!” kepada dosa, maka dosa akan menjatuhkannya.

Karena itu, bertaubatlah. Taubat akan memperbaiki langkah-langkahmu. Dengan langkah yang benar, seseorang dapat mencapai Hadirat Ilahi.

Bersama seorang Sheikh akan membimbing manusia menuju penghambaan yang terbaik. Namun ketika engkau melakukan suatu kebaikan, janganlah merasa bahwa itu berasal dari dirimu sendiri. Katakanlah:

“Ya Allah, ampunilah aku. Itu bukan karena diriku. Allah Yang Maha Kuasa-lah yang memampukanku melakukannya. Segala puji dan syukur hanya bagi Allah.”

Setiap hari, sebelum berakhir, tanyakanlah kepada dirimu sendiri:

“Hari ini aku bersama orang-orang baik atau bersama orang-orang buruk?”

Di zaman kita, keburukan begitu banyak, dan ego selalu mengajak kepada keburukan. Jangan bergabung dengan kafilah orang-orang yang buruk. Berusahalah untuk selalu bersama orang-orang yang baik.

Semoga Allah memberkahi dan mengampuni kita semua.

Al-Fatihah 💚✨


Bismillahirrahmanirrahim

Sultanul Awliya Mawlana Sheikh Nazim al-Haqqani (may Allah be pleased with him)

Better Service

What matters most is servitude to Allah. This is the most important goal in every person’s life. Everyone should strive to become a good servant. If one believes he is a good servant, then he should strive to become the best servant, or at least among the best servants.

The mission of Prophet Muhammad ﷺ and all the Prophets was to train people to become good servants.

What is the path to good servitude?

You can never truly say, “I have achieved perfect servitude.” When you reach a certain level in servitude, do not think that it is the final destination. Instead, look beyond it toward a higher station.

This is good, but there is always something better.

Always think that there is a form of servitude better than your own. Or say, “Perhaps there is a servant far better than me.” This is an essential aspect of good manners (adab).

Just as there is no final number because another number can always be added, there is no final station of servitude. One cannot say, “This is the last station of servitude.” There is always something beyond.

Therefore, continue striving to become a better servant and always ask Allah for a higher and more beautiful level of servitude.

The Glory of Almighty Allah is limitless. The essence of devotion is to glorify Allah. No matter how much we glorify Him, it remains only a tiny drop within His endless ocean of Glory.

Our galaxy, vast as it may seem, containing our solar system within it, appears small when compared to the immensity of the universe. Even the greatest things become insignificant before such vastness.

Likewise, all of our worship remains limited, no matter how much we perform. Everything is limited except the infinite Ocean of Allah’s Glory.

There is no honor in committing sins. Rather, abandoning sin is itself a form of glorifying Allah.

Everything we preserve from the Shari’ah and from the way of Prophet Muhammad ﷺ, even the simplest act, brings us closer to Allah. Every sin, however, distances us from Him.

To attain higher stations, one must leave what is forbidden. If a person does not say “No” to sin, sin will eventually bring him down.

Therefore, repent. Repentance corrects one’s steps, and through righteous steps a person may reach the Divine Presence.

Keeping the company of a Sheikh guides people toward becoming better servants. Yet whenever you perform a good deed, do not attribute it to yourself. Instead, say:

“O Allah, forgive me. It was not by my own power. Almighty Allah enabled me to do it. All praise and thanks belong to Allah.”

At the end of each day, ask yourself:

“Was I with the good, or with the bad?”

In our time, evil has become widespread, and the ego constantly urges us toward it. Do not join the caravan of those who follow evil. Strive instead to be among the righteous.

May Allah bless and forgive us all.

Al-Fatihah 💚✨