BERGEGASLAH KE MAJELIS DZIKIR
Tugas kita adalah bergegas ke majelis adz-Dzikir, karena itu adalah bentuk ibadah yang paling mulia, sebagaimana ibadah dan faraa’idh (الفرائض), yakni segala kewajiban akan berhenti, tetapi dzikrullah tidak pernah berhenti. Segala sesuatu yang diperintahkan kepada kalian di dunia akan berakhir, tetapi dzikrullah tidak pernah berakhir, karena di Akhirat kalian harus melakukan dzikir.
Bagaimana kita mengetahui bahwa di Akhirat kita harus melakukan dzikir? Dikatakan bahwa yang menjadi makanan para penghuni Surga adalah dzikrullah, kehidupan Surgawi adalah dzikrullah. Kesenangan dan hiburan di Surga adalah dzikrullah dan setiap dzikir mempunyai nada musiknya masing-masing, di mana para malaikat dapat mengetahui level setiap `abd melalui dzikirnya, karena setiap orang akan melakukan dzikir.
إعلم أن جميع الطاعة تزول يوم القيامة وأما الطاعة فى التهليل والتحميد لا تزول
I`lam anna jamiia’t thaa`ati tazuulu yawmal qiyaamah, wa ammat thaa`atu fit tahliili wat tahmiidi laa tazuulu
“Ketahuilah bahwa seluruh kewajiban dan ketaatan kepada Allah akan berakhir pada Hari Kiamat, tetapi ketaatan dalam tahlil dan tahmid tidak pernah berakhir.” Ia akan mengikuti kalian ke Surga–jika kalian berada di Surga, “Yaa Allah masukkanlah kami ke dalam Surga.” (Aamiin).
Ada kewajiban untuk terus bertasbih dan mengagungkan Allah (swt) selamanya di Surga sebagaimana firman Allah (swt) dalam kitab suci al-Qur’an,
وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ
Dan mereka berkata, “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kesedihan dari kami. Sungguh, Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun, lagi Maha Mensyukuri.” (Surat al-Fatir, 35:34)
Mawlana Shaykh Hisham Kabbani q.s
______





Views Today : 19
Views Yesterday : 49
Views Last 7 days : 474
Views Last 30 days : 2177
Views This Month : 665
Views This Year : 4365
Total views : 4366