Suhbah

Dalam Setiap Tarekat Ada Tingkatan Ilmu

Dalam setiap tarekat—wa fawqa kulli dhī ilmin alīm—“dan di atas setiap orang yang berilmu, ada yang lebih mengetahui”—terdapat tingkatan-tingkatan ilmu. Demikian pula dalam Tarekat Qadiriyah, Chishtiyah, dan berbagai tarekat lainnya.

Alhamdulillah, kita berada di sini, di Afrika Timur, tempat yang memiliki banyak Awliyaullah. Begitu pula di Afrika Barat dan Afrika Selatan, terdapat banyak Awliya. Allah telah memberikan mereka petunjuk.

Bahkan ketika seorang Shaykh tidak hadir secara langsung, Allah dapat memberikan `ahad—hubungan atau pertemuan spiritual. Seorang murid dapat mencapai hubungan dengan Shaykh melalui mimpi, seperti yang terjadi pada Shaykh Zakaria.

Saya bertemu dengannya enam bulan yang lalu. Beliau telah menjadi mureed Shaykh Nazim selama lebih dari 50 tahun, namun tidak pernah bertemu dengan beliau secara fisik. Kemudian Mawlana Shaykh berkata, “Berikan kepadanya baya` segera.”

“Berapa usia Anda, Shaykh Zakaria?”

(Hadirin tertawa.)

“Anda tidak tahu? Konsentrasi Anda terlalu kuat pada meditasi!”

Kemudian beliau segera memberikan baya` kepadanya dan berkata:

“Biarkan dia menjadi wakilku di Ghana.”

Beginilah cara Awliyaullah menjangkau manusia. Ada banyak kisah seperti ini, tetapi tidak ada cukup waktu untuk menceritakannya semuanya.

Namun Allah telah memberikan kepada Shaykh kita kemampuan untuk menjangkau manusia dari timur hingga barat.

Semoga Allah mengampuni kita dan memberkahi kita.

Mawlana Shaykh Nazim berkata:

“Di setiap tempat yang aku datangi, perbaruilah baya` untuk semua orang.”

Maka sesuai dengan wasiat tersebut, saya memperbarui baya` ini.

Peganglah tongkat ini, dan para wanita dapat mengangkat tangan mereka tinggi-tinggi.

Mawlana Shaykh Hisham Kabbani