KEMARAHAN
Grand Syekh mengajarkan kepada kami bahwa jika seorang pria bertengkar dengan istrinya, atau seorang wanita bertengkar dengan suaminya, atau seseorang bertengkar dengan anggota komunitas, atau mereka saling bertengkar satu sama lain, maka setan memiliki kekuasaan penuh atas mereka. Karena itu, waspadalah selama tiga jam pertama: lakukan wudu (berwudhu), shalat 2 rakaat (shalat sunnah/nawafil).
Jika kemarahan Anda tidak hilang, tinggalkan rumah, berjalanlah di jalan, atau duduklah di dekat laut dan ucapkan: “Allahu Akbar, SubhanAllah”. Laut tidak pernah berhenti datang kepada Anda melalui ombaknya. Ombak terus datang ke pantai sambil memuji Allah dan melakukan tasbih. Ombak terus bergabung dengan umat manusia untuk membersihkan mereka. Ombak adalah proses pembersihan. Duduklah dan perhatikan. Laut tidak pernah lelah, masyaAllah.
Jika setelah tiga jam kemarahan masih belum hilang, kita menjadi tawanan setan selama 40 hari. Jika meskipun demikian kemarahan tidak hilang, maka kita akan benar-benar tenggelam dalam kemarahan.
Siapa pun yang tetap dalam keadaan ini akan menjadi “miskin” saat kematiannya. Bagi orang “miskin” yang telah jatuh ke dalam “penyakit kanker kemarahan”, tidak ada pengobatan untuk penyakit ini. Hanya tanah yang dapat menyembuhkannya—di bawah tanah.
— Mawlana Syekh Hisham Kabbani (q)




Views Today : 67
Views Yesterday : 168
Views Last 7 days : 456
Views Last 30 days : 2061
Views This Month : 258
Views This Year : 3958
Total views : 3959